Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan PRAMUKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan PRAMUKA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Juni 2013

Arti Lambang Tunas Kelapa Gerakan Pramuka

Arti Lambang Tunas Kelapa Gerakan Pramuka
Lambang Gerakan Pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan cita-cita setiap anggota Gerakan Pramuka.

Tunas Kelapa, Lambang Gerakan Pramuka
Lambang tersebut diciptakan oleh Bapak Soenaryo Admodipuro, seorang pembina Pramuka yang aktif bekerja di lingkungan Departemen Pertanian dan kemudian digunakan sejak 16 Agustus 1961. Lambang ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 06/KN/72 tahun 1972.
Bentuk dan Arti Kiasan
Lambang Gerakan Pramuka adalah Tunas Kelapa, yang makna terdapat Arti Kiasan tersendiri : Yakni,
  • Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
  • Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
  • Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
  • Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
  • .Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
  • Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia.
Penggunaan Lambang Gerakan Pramuka 

Lambang Gerakan pramuka dapat digunakan pada panji, bendera, papan nama kwartir dan satuan, tanda pengenal administrasi gerakan pramuka. Penggunaan tersebut dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk mengingatkan dan meningkatkan kegiatan gerakan pramuka sesuai dengan kiasan yang ada pada lambang gerakan pramuka tersebut.

Macam - acam Bentuk Dan Cara Penyusunan Api Unggun

 
Api unggun  memiliki fungsi yang sangat banyak baik dalam kepramukaan atau upacara pramuka maupun untuk umum sperti pendaki gunung, camping dan masih banyak lagi. membuat api unggun tentunya memiliki tujuan penting tertentu bukan sekedar untuk penerang kegelapan, Cara membuat atu menyusun api unggun pun tidak sembrangan.
Fungsi dan kegunaan penting api unggun
  • Penghangat.
  • menghindari serangan binatang buas.
  • memasak.
  • sebagai alat untuk membuat sandi morse dengan asapnya.
  • penerang.
Api unggun biasanya berbentuk seperti piramid yang terbuat dari tumpukan kayu bakar yang di susun berdiri, namun ternyata api unggun memiliki  lima macam bentuk dalam penyusunannya, penasaran seperti apa kelima bentuk dari penyusunan api unggun tersebut.
Berikut daftar lima jenis bentuk dan cara penyusunan api unggun yang berhasil tunaskelapa.com pilihkan untuk anda:

1. Bentuk Piramida Segitiga
google image
google image
Yang pertama adalah berbentuk piramida segitiga,

jenis api uggun ini memiliki rongga di tengah yang bertujuan untuk tempat menempatkan bahan bakar yang mudah terbakar seoerti kapas daun kering atu minyak tanah sebagai nyala awal api.api unggun jenis ini biasanya membutuhkan pengikat dari kawat  agar tumpukan kayu tidak roboh.
2. Bentuk Piramida Bujur Sangkar
 
Api unggun bujur sangkarYang kedua adalah Piramida bujur sangkar.
jenis api unggun piramida bujur sangkar ini caranya penyusunan dan bentuknya sama dengan bentuk piramida segitiga,namun bentuk penyusunannya berupa kotak atau bujur sangkar semakin keatas semakin runcing serta posisi kayu di tidurkan.
 
3. Bentuk Pagoda Tegak
api unggun pagodajenis api unggun pagoda tegak ini adalah api unggun campuran, maksudnya kayu yang di gunakan pada penyusunan api unggn ini terdiri dari kayu kering dan kayu basah. kayu yang masih basah berfungsi sebagai gawang atau tiang penyangga kayu yang kering yang di senderkan.
Cara menyalakanya taruh serabut atau benda yang mudah terbakar pada rongga tumpukan kayu tersebut kemudian nyalakan.
 
4. Bentuk Pagoda Roboh
 
4jenis yang ke empat adalah berbentuk pagoda roboh.
jenis bentuk api unggun ini adalah bentuk yang paling sederhana karena penyusunanya sangat gampang dan cukup susun kayu bakar berjejer dan membuat linggaran dengan ujung kayu bertemu di tengah.



 
 
5 .Bentuk Kursi
 
google image
google image
Bentuk api unggun yang terakhir adalah jenis Kursi.
jenis penyusunan api uggun ini gampang gampang susah karea cukup membutuhkan kesabaran dalam menyusunya.
Caranya:
Dua kayu basah dipancangkan agak berjauhan dan agak condong ke belakang. Setelah tiang pemancang api unggun sudah di buat. langkah selanjutnya adalah menyusun kayu-kayu hingga membentuk kursi. apiunggun ini di buat ketika keadan tidak memungkinkan untuk membuat jenis api unggun di ata s seperti angin bertiup sangat kencang dll.

Sabtu, 01 Juni 2013

Pakaian Seragam PRAMUKA Di Dunia

Bagi Kaka dan Adik sekalian yang ingin mengetahui Seragam PRAMUKA diseluruh dunia silahkan lihat gambar-gambarnya dibawah ini.

Seragam PRAMUKA Negara Algeria

Seragam PRAMUKA Negara Angolia

Seragam PRAMUKA Negara  Argentina

Seragam PRAMUKA Negara Australia

 
Seragam PRAMUKA Negara Bahamas

 
Seragam PRAMUKA Negara Canada


Seragam PRAMUKA Negara Costa Rica

Seraga PRAMUKA Negara Croatia

Seragam PRAMUKA Negara Cyprus

 
Seragam PRAMUKA Negara Cote D'Ivoire


Seragam PRAMUKA Negara Denmark

 
Seragam PRAMUKA Negara Dominicia

Seragam PRAMUKA Negara Ecuador


Seragam PRAMUKA Negara El Salvador

Seragam PRAMUKA Negara Estonia

Seragam Pramuka Negara Ghana

Seragam PRAMUKA Negara Iceland

 '
Seragam PRAMUKA Negara Indonesia

Seragam PRAMUKA Negara Jordan

 
Seragam PRAMUKA Negara Libya

Seragam PRAMUKA Negara Lithuania

Seragam PRAMUKA Negara Macau

 
Seragam PRAMUKA Negara Malaysia

  
Seragam PRAMUKA Negara Mexico

Seragam PRAMUKA Negara Namibia


Seragam PRAMUKA Negara Mew Zealand

Seragam PRAMUKA Negara Palestina

Seragam PRAMUKA Negara Panama

 
Seragam PRAMUKA Negara Peru


 
Seragam PRAMUKA Negara Russia

 
Seragam PRAMUKA Negara Saudi Arabia


 
Seragam PRAMUKA Negara Slovenia

Seragam PRAMUKA Negara Turkey

Seragam PRAMUKA United State Of  America

 

Pakaian Seragam Harian Pramuka Penegakdan Pandega

         Pakaian Seragam Harian, adalah pakaian yang dikenakan oleh semua anggota Gerakan Pramuka pada waktu melakukan kegiatan kepramukaan harian. Pakaian seragam harian juga digunakan pada waktu mengikuti upacara.


Pakaian Seragam Harian Pramuka Penegakdan Pandega. 
Image  
1. Tutup kepala:
  • berbentuk baret berwarna coklat tua.
  • dikenakan dengan tepi mendatar, bagian atasnya ditarik miring ke kanan
  • tanda topi terletak di sebelah kiri
2. Baju pramuka/kemeja:
Sama seperti Pakaian seragam harian Pramuka Penggalang.

3. Celana pramuka:
  • dibuat dari bahan warna coklat tua
  • bentuk celana panjang
  • memakai dua saku samping kiri dan kanan serta dua saku dibagian belakang dengan memakai tutup dan buah baju (kancing) 
  • memakai ikat pinggang, berwarna hitam 
  • pada bagian ban celana dibuat tempat ikat pinggang 
  • pada bagian depan celana memakai retsleting
4. Setangan leher:
  • dibuat dari bahan berwarna merah dan putih
  • berbentuk segitiga sama kaki
  • (1) sisi panjang 120 – 130 cm dengan sudut 90º 
  • (2) panjang sisi setangan leher dapat disesuaikan dengan tinggi badan pemakai. 
  • dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher 
  • dikenakan di bawah kerah baju 
  • setangan leher dilipat sedemikian rupa sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaian tampak rapi
  • cara melipat setangan leher sama dengan setangan leher Pramuka Siaga
5. Kaos kaki:
  • kaos kaki pendek
  • warna hitam
6. Sepatu:
  • model tertutup
  • Bertali
  • warna hitam
  • bertumit rendah
Contoh Pakaian Seragam Harian Pramuka Penegak dan Pandega putra.




 Image

Rabu, 29 Mei 2013

Langkah-Langkah Dalam Pembuatan Proposal Kegiatan

 PROPOSAL
 
Apa itu Proposal ?
  • Proposal adalah terjemahan dari kata “proposal” yang artinya “usul”
  • Sehingga proposal adalah usulan/uraian suatu kegiatan yang direncanakan

Pada Saat Kapan Proposal Dibuat ?
  • Dibuat pada saat kita akan melakukan suatu kegiatan
  • Kegiatan tersebut dapat berupa kegiatan skala kecil atau besar, yang intinya dengan proposal, panitia mencoba melakukan usulan/penawaran kepada pihak-pihak tertentu
  • Dapat berupa proposal permohonan bantuan (biasanya berupa bantuan materiil/dana/barang) atau berbentuk pula proposal penawaran kerjasama yang sifatnya simbiosis mutualisme (saling menguntungkan) = win-win cooperation

Siapa yang Membuat Proposal dan Kepada Siapa Proposal Dibuat ?
  • Proposal disusun secara bersama-sama oleh kepanitiaan yang terbentuk
  • Proposal diusulkan/ditawarkan kepada pihak-pihak tertentu seperti :
    • - pihak donatur
- pihak sponsor
  • Pihak donatur adalah pihak yang kepadanya diharapkan bantuan berupa bantuan materiil/barang/dana yang diberikan secara cuma-cuma tanpa imbal balik serupa
  • Pihak donatur ini biasanya adalah pihak yang memiliki ketertarikan terhadap jenis kegiatan yang direncanakan dan bersedia membantu kelancaran kegiatan secara positif
  • Pihak sponsor adalah pihak yang kepadanya diberikan penawaran kerjasama yang sifatnya saling menguntungkan antara pihak panitia dengan pihak sponsor
  • Pihak sponsor biasanya adalah pihak yang sedang melakukan promosi/pemasaran terhadap suatu produk tertentu
  • Bentuk kerjasama dengan pihak sponsor berupa hubungan timbal balik dimana panitia akan meminta sejumlah uang/barang/fasilitas untuk mendukung kegiatan, sedangkan pihak sponsor meminta fasilitas dimana ia dapat mempromosikan/memasarkan produknya

Susunan Proposal
  • Halaman Judul
  • Latar Belakang
  • Tujuan Kegiatan
  • Nama dan Tema Kegiatan
  • Bentuk Kegiatan
  • Peserta
  • Penyelenggara
  • Jadwal dan Lokasi Kegiatan
  • Susunan Acara
  • Susunan Panitia
  • Rencana Anggaran
  • Penutup
  • Penawaran Kerjasama (sponsorship)

Halaman Judul
Berisi nama/judul kegiatan, lokasi dan waktu penyelenggaraan kegiatan, dan penyelenggara yang berinisiatif merencanakan kegiatan
Latar Belakang
  • Berisi alasan “mengapa” kegiatan tersebut direncanakan
  • Latar belakang biasanya berisi 3 bagian yaitu bagian pendahuluan, bagian isi, dan bagian penutup yang pola kalimatnya dari kalimat/maksud umum ke kalimat/maksud khusus
Tujuan Kegiatan
  • Berisi alasan “untuk apa” kegiatan tersebut direncanakan
  • Tujuan dapat terdiri dari minimal 1 tujuan atau lebih yang berurutan dari tujuan yang paling penting hingga tujuan yang kurang penting

Nama dan Tema Kegiatan
  • Berisi nama/judul kegiatan dan tema yang diangkat dalam kegiatan
  • Contoh :
- Nama kegiatan : “Lomba Lingkungan Sehat Tingkat Kelurahan Sukomakmur 2007”
- Tema kegiatan : “Lingkungan Bersih, Masyarakat Sehat”

Bentuk Kegiatan
  • Berisi tentang format/bentuk sajian kegiatanC
  • Contoh : dengan tema “Lingkungan Bersih, Masyarakat Sehat”, bentuk kegiatannya seperti :
- Lomba Lingkungan Sehat
- Lomba Membuat Taman Toga
- Penyuluhan Kesehatan Lingkungan
- Penyemprotan Nyamuk Demam Berdarah
- Dll
Peserta
  • Berisi keterangan tentang “siapa” yang akan ikut dalam kegiatan
  • Orang yang menjadi peserta sesuai dengan segmen/jenis kegiatan yang direncanakan
Penyelenggara
  • Berisi keterangan siapa yang menjadi penyelenggara kegiatan.
  • Biasanya penyelenggara ini adalah suatu kelompok organisasi atau kumpulan yang hendak melaksanakan kegiatan karena alasan tertentu
  • Pada bagian penyelenggara ini perlu pula ditampilkan nama dan nomor kontak atau sekretariat yang dapat dihubungi
Jadwal dan Lokasi Kegiatan
Berisi keterangan “kapan dan dimana” kegiatan akan dilaksanakan
Susunan Acara
  • Berisi uraian susunan acara/pelaksanaan kegiatan dari saat mulai sampai selesai.
  • Bisa ditampilkan dalam bentuk tabel dengan format kolom tabel sesuai kebutuhan (No, Waktu, Acara, Pelaksana,dll.)
  • Pada sebuah kegiatan yang menggunakan pembicara, sebelum penyusunan acara perlu dilakukan konfirmasi untuk menyesuaikan waktu dan durasi tiap sesi pembicaraan
Susunan Panitia
  • Berisi susunan kepanitiaan yang telah terbentuk
  • Susunan panitia ini ditampilkan agar pihak yang membaca dapat memiliki data yang jelas dengan siapa pihaknya akan bekerjasama.
Rencana Anggaran
  • Berisi rincian pemasukan, pengeluaran, dan kebutuhan dana yang masih diperlukan
  • Disusun secara sederhana tetapi tetap menggunakan prinsip penyusunan keuangan
Penutup
  • Berisi kalimat yang menyatakan harapan agar banyak pihak dapat tertarik untuk mendukung kegiatan.
  • Ditandatangani oleh Ketua Pelaksana / Ketua Panitia dan mengetahui Penanggungjawab kegiatan
Penawaran Kerjasama (sponsorship)
  • Berisi tentang bentuk-bentuk penawaran kerjasama kepada pihak sponsor
  • Umumnya pihak sponsor tertarik berpartisipasi dalam kegiatan jika :
- Kegiatan diikuti / dihadiri oleh banyak orang
- Ada kesempatan untuk display /selling product
- Kemudahan administrasi dan birokrasi
- Kesesuaian “apa yang bisa panitia tawarkan/jual” dengan “apa yang diinginkan pihak sponsor”
  • Berisi tentang bentuk-bentuk penawaran kerjasama kepada pihak sponsor
  • kepanitiaan membutuhkan dukungan dalam bentuk dana, dan jumlah dana yang dibutuhkan haruslah sepadan dengan “Apa yang bisa ditawarkan / dijual“ panitia kepada pihak sponsor
Contoh
  • Pada sebuah kegiatan Pemilihan Putra-Putri X, pihak sponsor akan menjadi Sponsor Tunggal apabila memberikan dana sebanyak 100% dari anggaran dengan kompensasi :
- Pemasangan 1o spanduk rentang di titik strategis
- Dominasi logo perusahaan pada backdrop
- 25 ID card panitia
- 1000 lembar pamphlet
- 25 kaos panitia
- Spot media
- Announce by MC selama Main Show
- Sharing / demo produk pada puncak acara
- Pemasangan 30 standing banner produk selama Main show
  • Dapat juga dipilah lagi menjadi Sponsor Utama – 75% dari anggaran, Sponsor Madya – 50% dari anggaran, atau Sponsor Partisipan – 25% dari anggaran
  • Dapat juga langsung meminta sejumlah dana, seperti :
- Sponsor Tunggal – keseluruhan anggaran
- Sponsor Utama – Rp 5 juta
- Sponsor Madya – Rp 3 juta
- Dst
  • Besarnya dana yang diminta disesuaikan dengan kompensasi yang disanggupi oleh panitia
  • Diperlukan ketrampilan berbicara yang baik untuk dapat menarik minat sihak sponsor, karena ada kemungkinan bahwa pihak sponsor mengajukan penawaran agar dana yang dikeluarkannya tidak banyak tetapi pihak sponsor mendapatkan banyak keuntungan dari kegiatan
  • Jika terjadi demikian, perlu dipikirkan faktor “win-win solution / win-win benefit / win-win cooperation” antara 2 belah pihak







Selasa, 28 Mei 2013

Langkah Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)



1. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK) merupakan salah satu kegiatan kepramukaan yang memberikan bekal peserta didik dalam hal pengalaman:
  • Kewajiban diri untuk mengamalkan kode kehoramatan pramuka
  • Kepeduliannya terhadap masyarakat/orang lain
  • Kepeduliannya terhadap usaha meningkatkan citra Gerakan Pramuka di masyarakat

2. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan merupakan seperangkat ketrampilan dan pengetahuan kesehatan
yang praktis dalam memberikan bantuan pertama kepada orang lain yang sedang mengalami musibah, antara lain pada pasien yang :
  • Berhenti bernafas
  • Pendarahan parah
  • Shok
  • Patah tulang

3. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan dan Pengetahuan Praktis tentang Kesehatan merupakan alat pendidikan bagi para pramuka sesuai selaras dengan perkembangannya agar mampu menjaga kesehatan dirinya dan keluarga serta lingkungannya,dan mempunyai kemampuan yang mantap untuk menolong orang lain
yang mengalami kecelakaan.

Langkah-langkah pertolongan dengan napas buatan dari mulut ke mulut/hidung
sebagai berikut:
  • Kepala korban diletakkan dengan posisi dagu mendongak ke atas.
  • Rahang ditarik sampai mulut terbuka
  • Penolong membuka mulut lebar-lebar dan ditempelkan ke mulut korban rapat-rapat dan pencet hidung atau tutup hidung korban dengan pipi, atau dapat juga dengan jalan tutup mulut korban rapat-rapat 
  • selanjutnya penolong menempelkan mulutnya ke hidung korban dan meniupnya.
  • Tiup ke mulut/ hidung korban,

kepada :
1. Orang dewasa secara teratur dan kuat
ditiupkan 12 kali tiupan pada setiap menit.
2. Anak-anak ditiupkan 20 kali tiap menit

P3K bagi korban Sengatan Listrik sebagai berikut:
  • .Penolong hendaknya berdiri di atas karet,karton, papan, atau  karpet yang dalam keadaan kering
  • Gunakan tongkat kering/papan kering untuk menarik atau mendorong kawat beraliran listrik yang menempel pada tubuh korban
  • Setelah kontak dengan aliran listrik tiada lagi, selanjutnya segera dilakukan nafas buatan sampai bantuan medis datang

P3K bagi pasien yang menderita pendarahan parah sbb:
  • Luka hendaknya ditutup kain kasa kompres yang steril, selanjutnya kain kasa kompres tersebut ditekan kuat-kuat dengan tangan sampai pendarahan berhenti. 
  • Untuk menutup luka biasa juga menggunakan bahan yang bersih lainnya, misalnya kasa steril, sapu tangan bersih lainnya, handuk atau sobekan sprei yang semuanya sudah dicuci dan disetrika.
  • Kalau tidak tersedia peralatan yang steril, jangan ragu-ragu lagi menggunakan baju kotor atau tangan telanjang untuk menekan bagian yang luka agar darah tidak terus menerus mengucur karena kehilangan darah dari tubuh korban lebih berbahaya daripada resiko infeksi.
  • Luka yang sudahberdarah tidak boleh dibersihkan karena pendarahan akan membersihkan luka itu sendiri, yang boleh dibersihkan adalah kulit di sekitar luka, dengan air sabun atau air ledeng biasa atau air yang sudah dimasak.
  • Pada semua kasus pendarahan serius, penderita selalu diancam shok, untuk itu diselimuti dan letakkan penderita pada posisi yang paling menyenangkan dan semua yang mengikat pada tubuh harus dilepaskan termasuk ikat pinggang.
Pertolongan Pertama Mengurangi Shok sbb:
  •  Setiap kecelakaan,kebakaran, keracunan yang parah, sering kali disertai dengan shok baik ringan atau parah, bahkan sampai fatal, karena shok merupakan reaksi tubuh yang ditandai oleh melambatnya atau terhentinya peredaran darah dan berakibat penurunan persediaan darah pada organ-organ penting.
Tanda-tanda Shok:
  • Denyut nadi cepat tapi lemah,
  • Merasa lemas,
  • Muka pucat 
  • Kulit dingin, 
  • keringat dingin di kening dan telapak tangan, 
  • kadang-kadang pasien menggigil, 
  • Merasa haus,
  • Merasa mual,
  • Nafas tidak teratur,
  • Tekanan darah sangat rendah.
Pertolongan Pertama Mengurangi Shok antara lain: dilakukan dengan cara :
  • Menghentikan pendarahan
  • ,Meniadakan hambatan-hambatan pada saluran nafas, 
  • Memberi nafas buatan, 
  • Menyelimuti dan meletakkan penderita pada posisi yang paling menyenangkan.




























Minggu, 26 Mei 2013

Keanggotaan Dalam Grakan PRAMUKA

Keanggotaan

Anggota Gerakan Pramuka[4] terdiri dari Anggota Muda dan Anggota Dewasa. Anggota Muda adalah Peserta Didik Gerakan Pramuka yang dibagi menjadi beberapa golongan diantaranya :
  1. Golongan Siaga merupakan anggota yang berusia 7 s.d. 10 tahun
  2. Golongan Penggalang merupakan anggota yang berusia 11 s.d. 15 tahun
  3. Golongan Penegak merupakan anggota yang berusia 16 s.d. 20 tahun
  4. Golongan Pandega merupakan anggota yang berusia 21 s.d. 25 tahun
Anggota yang berusia diatas 21 tahun berstatus sebagai anggota dewasa. Anggota dewasa Gerakan Pramuka terdiri atas :
1 Tenaga Pendidik yang terdiri atas :
  • Pembina Pramuka
  • Pelatih Pembina
  • Pembantu Pembina
  • Pamong Saka
  • Instruktur Saka
2 Fungsionaris terdiri atas :
  • Ketua dan Andalan Kwartir (Ranting s.d. Nasional)
  • Staf Kwartir (Ranting s.d. Nasional)
  • Majelis Pembimbing (Gugus Depan s.d. Nasional)
  • Pimpinan Saka (Cabang s.d. Nasional)
3 Anggota Gugus Dharma Gerakan Pramuka
Gerakan Pramuka Indonesia memiliki 17.103.793 anggota (per 2011)[5] , menjadikannya gerakan pramuka terbesar di dunia.

Lambang Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (sekarang)

Sumatera

Jawa

Kalimantan

Bali dan Nusa Tenggara

Sulawesi

Kepulauan Maluku dan Papua

Lambang Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (dulu)